Boleh percaya boleh tidak tapi ramalan ini sunggung mengerikan. Seorang peramal asal Bulgaria yang disetarakan dengan Nostradamus atau peramal terkenal Valdes, mengatakan Perang Dunia III akan meletus pada November 2010.

Diawali dengan perang antara negara tetangga yang berkembang menjadi besar dan melibatkan banyak negara, serta terjadi perang nuklir dan senjata kimia. Perang ini akan berlangsung empat tahun, hingga 2014.

Akibatnya sungguh mengerikan, perang ini menghancurkan hampir semua kehidupan di belahan bumi utara, khususnya Eropa yang penduduknya nyaris musnah. Benua eropa diramalkan hanya didiami hanya sedikit orang karena banyak yang musnah akibat perang.

Perang Dunia kali ini tidak seperti Perang Dunia I dan II, kali ini kecanggihan teknologi persenjataan, nuklir, kimia dan sebagainya ikut berperan menghancurkan semua, bukan hanya pasukan yang terlibat perang tapi juga masyarakat yang tak berdosa. Setelah perang, hampir sebagian besar penduduk dunia akan mengalami penyakit kanker kulit dan penyakit kulit lainnya akibat senjata kimia dan nuklir.

Lebih jauh tentang ramalan itu, simak ulasan berikut.

Tidak banyak orang percaya pada ramalan namun kepercayaan itu biasanya baru akan muncul ketika apa yang diramalkan mulai menunjukkan kebenaran atau menjadi kenyataan. Seperti halnya Vanga yang memiliki nama asli Vangelia Gushterova, seorang peramal asal Bulgaria.

Pada awal kemunculannya, tak banyak orang percaya prediksinya tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada masa depan. Namun seiring waktu ketika prediksinya itu mulai menjadi kenyataan, orang pun mulai berpaling padanya. Mulai mengingat-ingat apa yang pernah dikatakannya dulu. Banyak ramalan-ramalan Vanga tentang peristiwa-peristiwa besar yang mengguncang dunia, pada akhirnya menjadi kenyataan.

Vanga telah meninggal sejak 1996. Namun ramalan-ramalannya tentang masa depan dunia kini dicermati semua orang. Setelah sejumlah ramalan terdahulu menjadi kenyataan. Sebut saja, prediksinya tentang serangan teroris pada Amerika pada 9 September 2001 atau dikenal dgn 9/11. Ketika itu dia mengatakan Amerika akan ‘jatuh’ oleh serangan burung baja. Dan itu menjadi kenyataan dimana pusat kebanggan Amerika, World Trade Center ditabrak oleh pesawat yang dibajak teroris.

Dia juga pernah meramalkan tentang meletusnya Perang Dunia II, juga tentang perestroika yang menjadikan ‘wajah’ Rusia berbeda, serta kematian Putri Diana. Atau tenggelamnya kapal selam Kursk di Laut Barents yang berhubungan dengan konflik bersenjata di Ossetia Selatan. Ramalan tentang tenggelamnya kapal selam nuklir kebanggaan Rusia, Kursk, ini diungkapkannya pada 1980. Ia mengatakan bahwa pada Agustus antara tahun 1999 atau 2000, Kursk akan diliputi air dan dunia akan menangisinya. Ternyata terbukti, tahun 2000 kapal selam nuklir itu tenggelam.

Perang Dunia III

Namun yang menggegerkan Vanga meramalkan tentang meletusnya Perang Dunia III pada tahun 2010. Berdasarkan terawangnya, Perang Dunia III itu terjadi karena konflik akibat percobaan pembunuhan terhadap Kepala Negara, yakni Ukraina, Estopnia, Lituania dan Polandia yang bagian ke Georgia. Perang Dunia meletus setelah konflik yang terjadi di Hindustan, India.

Awalnya, perang tersebut hanya perang lokal antar negara tetangga yang dimulai pada November 2010. Lalu perang itu merembet melibatkan banyak negara, terjadi perang nuklir dan senjata kimia. Perang Dunia III ini akan selesai menjelang Oktober 2014.

Berikut cuplikan ramalannya yang mengerikan.

2011

Akibat perang, hujan radioaktif akan menghancurkan hampir semua kehidupan di belahan bumi utara. Kebanyakan orang-orang Eropa akan musnah.

Hujan Radioaktif

2014

Akibat mengerikan diterima penduduk dunia akibat serangan senjata kimia dan nuklir selama perang. Dimana sebagian besar penduduk dunia akan menderita kanker kulit dan penyakit kulit lainnya.

2016

Penduduk Eropa tinggal sedikit, nyaris benua itu tidak didiami.

2018

Cina akan tampil sebagai negara superpower baru, yang memiliki kekuasaan besar di dunia. Yang tadinya eksploiter akan menjadi yang diekploitasi.

China

2023

Orbit tanah akan berganti.

2025

Penduduk eropa masih sangat jarang.

Riwayat Vangelia

Vanga lahir 1911 dengan nama Vangelia Pandeva Dimitrova, setelah menikah namanya menjadi Vangelia Gushterova. Ia berasal dari Bulgaria dan buta sejak usia 12 tahun. Vanga banyak menghabiskan hidupnya di area Rupite di Kozhuh Mountains, Bulgaria. Ia diduga buta huruf dan tidak menulis apapun ramalannya. Ramalan-ramalannya hanya diucapkan dan orang merekamnya. Kadang ada kesulitan, karena ucapannya kadang bercampur dialeg Bulgaria yang sulit dimengerti.

Vangelia Pandeva Dimitrova

Ia mengatakan, kemampuannya melihat masa depan karena bantuan makhluk gaib yang mendampinginya dan membisikkan padanya tentang apa yang akan terjadi. Tapi Vanga tidak bisa menjelaskan darimana makhluk gaib itu berasal. Makluk gaib itulah yang memberinya informasi tentang orang atau apapun yang akan terjadi atau telah terjadi.

Kini ramalan-ramalan Vanga menjadi objek penelitian Institut Bulgaria. Sebanyak 7000 ramalannya kini tengah diteliti. Dari penelitian tersebut, dikatakan bahwa 80 persen dari ramalannya akurat. Sesaat sebelum kematiannya, Vanga meramalkan, bumi akan dilanda keresahan dan ketidakseimbangan serta sejumlah makhluk luar angka atau alien yang sebenarnya telah bertahun-tahun hidup di bumi.