Setiap tahunnya, International Institute for Species Exploration di Arizona State University, Arizona, Amerika Serikat mengumumkan sepuluh daftar spesies baru yang terpilih oleh berbagai komite ahli dari seluruh dunia. Berikut daftar sepuluh spesies baru 2009.

  • Ular terkecil di dunia. Spesies ini bernama Leptotyphlops atau ular benang Barbados. Ular yang hanya berukuran 4,1 inci atau sekitar 104 milimeter ini ditemukan di negara kepulauan Barbados.

Leptotyphlops

  • Palem raksasa. Pohon berukuran besar ini tumbuh terkonsentrasi di kawasan kecil barat laut Madagaskar. Pohon ini memproduksi bunga dalam jumlah yang sangat banyak. Setelah berbuah, pohon ini akan mati dan tumbang. Tak lama setelah pohon ini dipublikasikan sebagai peringkat sepuluh dunia, bibitnya dibagikan ke sejumlah komunitas pencinta palem.

Palem Raksasa

  • Serangga terpanjang di dunia. Berbentuk seperti tongkat dengan panjang tubuh 14 inci (35,6 sentimeter) dan panjang keseluruhan 22,3 inci (56,7 sentimeter), Borneo`s Phobaeticus chani menjadi serangga terpanjang di dunia sampai saat ini.

Phobaeticus chani

  • Kuda laut terkecil di dunia. Hippocampus satomiae atau disebut juga kuda laut kerdil Satomi berukuran 0,54 inci (13,8 milimeter) dan tinggi 0,45 inci (11,5 milimeter). Binatang imut ini ditemukan oleh instruktur penyelam Satomi Onishi di pulau Derawan, Indonesia.

Hippocampus satomiae

  • Siput hantu. Siput berpenampilan pucat dan misterius ini dinamakan Selenochlamys ysbryda. Nama “ysbryd” berasal dari bahasa Welsh yang berarti hantu atau arwah. Spesies aneh yang ditemukan di Cardiff, Wales, ini aktif di malam hari dan bersifat predator.

Siput Hantu

  • Keong bercangkang kompleks. Keong dari kelas Gastropoda yang bernama Opisthostoma vermiculum ini telah mengalami evolusi morfologikal yang aneh sehingga cangkangnya berbeda dengan keong lain. Keong yang ditemukan di Malaysia ini memiliki empat sumbu koil. Berbeda dengan keong biasa yang maksimal hanya memiliki tiga sumbu koil.

Opisthostoma vermiculum

  • Ikan sepupu “Nemo”. The Deep Blue Chromis atau Chromis abyssus adalah ikan yang hidup di laut dalam di perairan Pasifik selatan, dekat dengan pulau Palau’s Ngemelis. Ikan ini berwarna biru dan berpenampilan mirip dengan tokoh animasi film Finding Nemo.

Chromis abyssus

  • Fosil ikan purba zaman Devonian. Fosil ini diketahui sebagai vertebrata tertua dari masa Devonian. Fosil yang baru diberi nama Materpiscis attenboroughi belakangan ini ditemukan di wilayah selatan Australia. Berdasarkan penelitian, ikan ini hidup sekitar 380 juta tahun silam.

Materpiscis attenboroughi

  • Kopi bebas kafein. Buah kopi bernama Charrier coffee atau Coffea charrieriana ini adalah jenis kopi pertama di dunia yang bebas kafein. Kopi ini ditemukan di Kamerun, daerah yang terkenal dengan keanekaragaman jenis kopi.

Coffea charrieriana

  • Bakteri Hairspray. Ilmuwan di Jepang menemukan spesies baru bakteri kelas extremophile bacteria yang sekarang dikenal bernama Microbacterium hatanonis di tempat yang tidak terduga, dalam sebuah penyemprot rambut (hairspray) tak terpakai. Bakteri ini diduga para ilmuwan mampu bertahan hidup sebagai kontaminan pada zat kimia yang terkandung dalam hairspray. Saat ini, penelitian tengah dilakukan untuk mengetahui bakteri ini berbahaya atau tidak bagi manusia.

Microbacterium hatanonis